S
Banyak orang bilang konten adalah raja. Lalu apa prajurit yang menjaga sang raja tetap duduk di singgasana?
Tentu saja, ia adalah tulisan!
Konten blog memang tidak melulu berupa
tulisan kata-kata, tapi bisa juga berupa konten multimedia lainnya,
video, gambar atau suara. Tapi saya berani mengatakan bahwa artikel berupa tulisan adalah raja yang sebenarnya.
Ketika berbicara tentang konten
website, maka sesungguhnya kita tengah berbicara tentang sederet kata
yang disusun menjadi sebuah tulisan.
Tentu saja kita semua ingin menulis artikel yang baik
untuk disajikan di blog. Nah, kali ini saya coba untuk mengungkap
berbagai hal yang perlu Anda perhatikan pada saat menulis artikel di
blog Anda.
1. Jangan biarkan gambar berbicara sendiri
Blog memang menawarkan cara yang luar
biasa untuk menyajikan informasi multimedia, tapi Anda masih harus
menjelaskannya dengan kata-kata. Anda tetap mesti menulis kalimat agar
apa yang Anda sampaikan dapat dimengerti sepenuhnya.
Kata-kata, mungkin tidak bisa mengambil
alih semuanya sendirian, tapi sebuah gambar juga bukanlah pengganti
seribu kata jika berkait dengan feed dan algoritma mesin pencari.
2. Keyword!
Pelajari bagaimana mencantumkan keyword untuk menaikkan ranking artikel Anda. Keyword adalah sesuatu yang teramat penting, namun yang lebih terpenting lagi, tulislah keyword yang membantu pembaca mengetahui apa sesungguhnya yang Anda tulis.
Relevansi konten, kesesuaian dengan hasil pencarian adalah hal utama dalam memilih dan menulis keyword.
3. Buatlah judul yang mengundang klik
Keyword yang Anda tulis pada
judul artikel, menyampaikan tentang apa artikel Anda kepada pembaca.
Jika mereka tidak mendapatkannya, maka mereka tidak akan mengkliknya.
Setelah itu, jika pun mereka mengkliknya, tapi kemudian kontennya tidak
sesuai, maka mereka tidak akan kembali.
Selalu sampaikan apa yang Anda janjikan pada judul artikel, itu syarat mutlak sebuah tulisan yang baik.
4. Sampaikan poin utama pada 200 kata pertama
Anda hanya punya waktu kurang dari 5 detik untuk menarik perhatian
pembaca. Jika pengunjung di blog Anda, di RSS Feed, di rangkuman hasil
pencarian ‘tidak menemukan’ inti tulisan Anda pada dua atau tiga kalimat
pertama, maka Anda akan kehilangan mereka.
5. Menulis artikel itu ada pada editing
Sebuah ide hebat tidak begitu saja bisa
diterjemahkan secara otomatis menjadi tulisan yang bagus. Adalah proses
mengedit artikel yang berperan utama membuat artikel Anda menjadi hebat
dan ide Anda bersinar.
Tambahkan kata-kata yang memperkuat ide,
buang kata-kata yang melemahkan, adalah sama penting dalam proses
memoles artikel menjadi bagus.
Silakan baca: Backspace: Tombol yang Tidak Boleh Dipakai Saat Menulis, untuk memahami mengapa Anda mesti memisahkan antara proses menulis dan mengedit.
6. Buatlah kalimat Anda abadi
Apa yang Anda tulis haruslah bisa
bertahan selama mungkin. Pastikan artikel dan hal yang Anda sampaikan
tetap bernilai untuk dibaca 10 tahun yang akan datang.
Fokus membuat konten abadi, adalah
pondasi blog yang kuat. Saya pernah mengulasnya dengan lebih dalam,
mengapa Anda mesti fokus pada artikel abadi, pada: Syarat Sukses Blogging: Buatlah Artikel Pilar yang Abadi! dan Fokus pada Konten Abadi
7. Jangan memboroskan kata-kata percuma
“Hari ini, pukul 6 pagi. Saya belum
mandi, entahlah mungkin saya akan terlambat berangkat kerja. Tapi, saya
sempatkan untuk menulis ini. Kenapa? Karena saya menganggap bahwa ini
adalah sesuatu yang sangat penting! Untuk itu saya putuskan untuk
menulis dulu, baru kemudian mandi dan berangkat kerja.”
Ayolah… jangan membuang-buang kata-kata
tidak berguna. Jangan bertele-tele. Jangan sampaikan sesuatu yang
pembaca Anda tidak ingin mengetahuinya!
Langsung to the point, dan jangan membuang-buang waktu Anda sendiri dan pembaca.
8. Jelaskan istilah dan akronim
Kita ‘bangga’ untuk menggunakan berbagai
istilah dan singkatan di bidang yang kita geluti, karena bisa membuat
kita ‘menguasai’ dunia kita. Tapi, kita seringkali lupa, bahwa di luar
sana, banyak orang yang baru saja masuk kalangan yang ingin belajar dan
sama sekali tidak tahu apa yang Anda bicarakan.
Berhentilah sejenak. Jelaskan apa arti
singkatan dan istilah khusus yang Anda tulis. Tidak harus dijelaskan
satu paragraf penuh, beberapa kata pun sudah mencukupi.
Jangan pernah menganggap bahwa pembaca telah mengerti semua istilah dan singkatan yang Anda tulis.
9. Beri deskripsi pada gambar dan link
Konten blog tidak terbatas hanya berupa tulisan. Jika Anda tidak menggunakan judul atau deskripsi pada link serta tidak menggunakan alt pada gambar, maka Anda menyia-nyiakan penggunaan keyword yang amat berharga, juga membangun konten secara keseluruhan.
10. Paparkan masalah, beberkan solusi dan sajikan hasilnya
Jangan berikan solusi, sebelum pembaca
paham benar apa masalahnya. Paparkan masalahnya, berikan pembaca sebuah
solusi, kemudian giring mereka pada manfaat dan hasil akhir yang
diperoleh.
Ketika pembaca mengikuti seluruh
prosesnya, mereka akan lebih memahami bagaimana sesuatu bekerja serta
mengapa hal yang sama juga bekerja untuk mereka sendiri.
11. Sampaikan fakta
Setiap orang punya pendapat. Apa yang
membuat pendapat Anda berbeda dari pendapat orang lain, adalah bahwa
Anda opini Anda didasarkan atas fakta. Prasangka, perkiraan, asumsi dan
analogi tidak akan membangun kepercayaan dan penghargaan.
Buatlah opini Anda berdasarkan fakta
riil atau referensi terpercaya. Saatnya Anda mengemas tulisan Anda
dengan kenyataan sebenarnya.
12. Satu topik
Jika Anda memiliki 40 topik, maka
sebenarnya Anda tidak memiliki topik sama sekali. Karena, jika Anda
ingin menulis 40 topik berbeda, tidak saling berkaitan, lalu apa
sebenarnya yang Anda tulis?
Sebagai panduan, jika Anda memiliki paling banyak 3 topik, dan saling berhubungan, maka buatlah dalam satu artikel.
Anda ingin menulis 40 topik berbeda? Jangan tulis dalam satu artikel. Buatlah satu topik untuk satu tulisan.
13. Orisinal selalu menang
Tulisan yang asli selalu unggul, baik
untuk dibagikan, dikutip maupun di mata mesin pencari. Jika pun Anda
bukanlah penulis andal, menulis apa adanya dengan penuh gairah, selalu
lebih baik dan dihargai.
14. Bawa pembaca ke dalam tulisan Anda
Sebuah posting blog memiliki sesuatu yang ingin disampaikan. Ia terdiri dari bagian pembuka, bagian tengah dan penutup.
Ajak pembaca mengikuti dan larut
dalam alur tulisan Anda. Buatlah setiap kata mengantarkan pembaca ke
kata berikutnya. Jadikan setiap kalimat membawa ke kalimat berikutnya,
dan setiap paragraf ke paragraf selanjutnya.
Jika seumpama membaca sebuah buku,
buatlah pembaca ingin membalik halaman berikutnya karena rasa penasaran.
Dalam hal ini, buatlah membaca mau menggulung layarnya ke bawah untuk
menuntaskan tulisan Anda.
15. Paragraf pendek
Posting blog semestinya tersusun dari kalimat dan paragraf yang cukup pendek agar lebih mudah dibaca di layar monitor. Pembaca online menginginkan informasi secara instan, serta potongan-potongan kecil informasi yang berharga.
Paragraf berat nan panjang sangat
menyulitkan bagi pembaca. Sebaliknya satu kalimat per paragraf juga akan
membuat pembaca merasa terganggu. 3 – 4 kalimat adalah yang terbaik.
16. Gunakan kata kerja aktif untuk mengajarkan sesuatu
Jika Anda mempunyai sesuatu untuk
dibagikan, satu petunjuk untuk diajarkan, nasihat, saran, atau sebuah
panduan, gunakan kata kerja untuk memberi energi kepada pembaca.
Kata-kata seperti, “buatlah”, “lakukan”,
“tulislah”, “ambil” atau “bangunlah” adalah contoh kata-kata instruksi
aktif. Ketika pembaca melakukan pencarian, biasanya mereka mengacu pada
kata “apa yang harus saya lakukan”, karenanya sampaikanlah kepada
mereka.
17. Hindari kalimat pasif
“Bila Anda tidak merasa keberatan,
sebaiknya Anda mesti berpikir dua kali untuk melakukan pemeriksaan tata
bahasa dan ejaan sebelum mempublikasikan artikel Anda….”
Akan jauh lebih baik, dengan penuh
percaya diri: “Periksa kembali tata bahasa dan ejaan, sebelum Anda
mempublikasikan artikel Anda.”
18. Gambarkan untuk siapa Anda menulis
Menulis untuk “antah-berantah” mungkin
baik-baik saja untuk beberapa orang, tapi kebanyakan dari kita perlu
mengetahui kepada “siapa” kita berbicara, untuk apa, serta mengapa Anda
menargetkan mereka untuk bisa memulai.
Gambarkan seseorang atau sekelompok
kecil orang-orang tertentu, lalu menulislah seolah Anda sedang berbicara
kepada mereka. Jika Anda merasa terlalu formal atau tidak nyaman,
anggaplah Anda sedang berbicara kepada seorang teman.
19. Perbaiki posting lama
Seiring kemampuan menulis Anda yang
semakin meningkat, cobalah membuka-buka lagi posting lama Anda, lalu
perbaiki apa-apa yang kurang. Perspektif baru, pengetahuan baru,
penemuan baru, akan membantu Anda menyempurnakan tulisan Anda di masa
lalu.
Dengan cara ini, Anda mungkin menemukan “kehidupan baru” pada artikel lama Anda yang terkubur mati.
20. Menulis seolah tengah berbicara
Sangatlah penting untuk menulis dengan
gaya bahasa sehari-hari, karena pembaca ingin berhubungan dengan Anda,
orang di balik blog Anda.
Gaya tulisan Anda harus mencerminkan
ilusi bahwa Anda sedang berbicara langsung kepada pembaca, tentunya
tanpa jeda kata-kata seperti “mmm…..”, “eeee….” seperti yang sering
terjadi di percakapan sesungguhnya.
21. Jangan berteriak
Di dunia online, sudah jamak bahwa
MENULIS DENGAN HURUF KAPITAL, DIANGGAP BERTERIAK, oleh karena jangan
gunakan itu sepanjang artikel.
Pelajari aturan dasar dalam penggunaan
huruf kapital. Awal kalimat dan nama-nama tertentu tentu menggunakan
awal huruf kapital. Tapi, jangan pernah hanya karena Anda Menyukai suatu
Kata, BUKAN BERARTI Anda harus menggunakan huruf kapital di Setiap Kata
yang Anda Anggap Penting!
22. Perhatikan tanda baca dan ejaan
Penggunaan tanda baca serta ejaan yang
baik dan benar, adalah hal yang teramat penting. Tulisan penuh error,
salah ketik dan salah menempatkan tanda baca, sangat mengganggu orang
yang membacanya.
23. Posting blog bukanlah tentang smiley
Menulis dengan emosional, tapi bukan penuh emoticon! terlalu banyak sangatlah : mengganggu dan menghilangkan fokus pembaca.
24. Komentar juga adalah konten
Pastikan komentar berbicara secara baik
untuk posting blog Anda, untuk Anda sendiri, dan untuk pembaca. Buang
saja komentar-komentar yang tidak “baik”, jauh melenceng, mengganggu,
dan nyepam.
25. Ajak pembaca untuk berpikir
Meminjam kata-katanya Cak Lontong, jika
Anda mampu membuat pembaca jadi “mikir”, maka Anda sukses berinteraksi
dengan mereka. Dan jika Anda membuat mereka menulis tentang Anda, maka
Anda sukses dua kali lipat!
26. Ajarkan sesuatu
Bagikan pemikiran Anda, perasaan,
pengalaman, serta pengetahuan dan keahlian Anda. Ajari pembaca sesuatu,
maka Anda akan menjadi blogger yang luar biasa.
27. Menulis dengan keyakinan dan gairah
Bahkan jika pun Anda menulis dengan
buruknya, bila Anda menulis dengan penuh keyakinan dan gairah, maka
orang-orang akan mau membacanya.
Itulah 27 hal penting yang perlu
diperhatikan dalam membuat konten blog berupa artikel. Jika Anda hanya
ingin satu hal saja sebagai kesimpulan, maka cukuplah:
Tunjukkan kepada pembaca sesuatu yang belum pernah mereka lihat sebelumnya, atau sajikan kepada mereka sesuatu dengan cara yang belum pernah mereka temukan sebelumnya!
Sebagai penutup tulisan ini, saya
teringat akan satu ujar-ujar: “Tidak ada yang namanya ide baru, hanya
ada cara baru menyajikan ide-ide lama.”
Sajikan informasi dengan perspektif baru, dan menulislah dengan sudut pandang baru, maka Anda akan menarik perhatian dunia!
Semoga bermanfaat dan membantu Anda bisa
menyajikan konten blog yang lebih berkualitas. Sukses selalu. Terakhir,
saya sangat berterima kasih jika Anda berkenan membagikan artikel ini.
Salam.
